AGEN PROPERTY

BISNIS PROPERTY

BURSA PROPERTY

BUYER PROPERTY

Latest Posts

KabarProperty.Com | Pertumbuhan harga lahan dan properti di wilayah Serpong, Banten yang terus melejit diyakini menjadi magnet para investor saat ini hingga masa-masa mendatang.

Chief Executive Officer Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan Serpong telah diklaim menjadi kawasan premium dengan catatan kenaikan harga properti yang paling tinggi dibanding daerah penyangga Jakarta lainnya selama kurun waktu 2011-2014.

Bahkan menurut Ali, pada 2012 menjadi puncak kenaikan harga tertinggi bagi lahan dan produk properti di Serpong yang mencapai 80%.

“Setelah 2012, lanjut pada 2013 sampai 2015 lalu kan properti sempat mengalami masa jenuh. Namun, Serpong tetap tampil dengan kenaikan yang menggiurkan meski sempat pada 2014 kalah dari Cikarang,” katanya, seperti dikutip dari Bisnis

Menurut Ali, ada sejumlah alasan yang memperkuat Serpong menjadi incaran para investor dengan pertumbuhan harga yang selalu menjanjikan. Antara lain yakni sejak 2000-an wilayah barat Ibu Kota menjadi santapan para pengembang besar dalam menyuguhkan proyeknya.

Untuk itu, lanjut Ali, banyaknya tanah-tanah kosong yang luas di Serpong telah dipastikan memiliki rancangan masa depan yang terarah dari para pengembangnya. Sehingga bukan lagi sebagai tanah kosong terlantar tetapi tanah produktif yang memiliki nilai jual tinggi. 

Kinerja pengembang dari pemasaran hingga jual pun yang terus mendorong kenaikan harganya. “Saat seperti ini mungkin kita sulit berharap dapat kembali pada masa emasnya yakni naik hingga 80%, tetapi dengan infrastruktur yang semakin matang seperti Tol Serpong – Balaraja nantinya kawasan ini pasti masih terus manjadi incaran.”



KabarProperty.Com | Bagi mereka yang ingin berburu properti di luar Jakarta, selain harga tentu ada banyak faktor yang perlu diperhatikan salah satunya adalah tingkat keamanan.

Nah, bagi Anda yang saat ini sedang bingung untuk memilih tinggal di Bandung atau Bali, mungkin hal di bawah ini bisa dijadikan pertimbangan.

Berdasarkan harsil survei, Bandung telah menjadi tempat yang lebih aman dibanding dengan Bali. Skor kriminalitas Bandung sebesar 45.59 sedangkan Bali sebesar 50.89.

Selain itu, skor Bali juga lebih tinggi dalam hal peningkatan kejahatan dalam 3 tahun terakhir, meski perbedaan skor dengan Bandung tidak terlalu jauh yaitu 61,75 vs 68,52.

Kekhawatiran tentang pembobolan dan pencurian rumah tetap ada di kedua area tersebut. Namun anehnya, tingkat kekhawatiran akan kejahatan properti seperti perusakan dan pencurian jauh lebih besar di Bandung daripada Bali.

Bandung memiliki skor 60,94 dan Bali senilai 50. Sangat penting bagi pemerintah agar membuat langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan di suatu lingkungan dengan menyediakan lampu jalan yang lebih baik, waktu respon darurat yang lebih cepaat, dan lebih banyak lagi patroli polisi.

“Membandingkan Bandung dan Bali sama saja seperti membandingkan apel dengan jeruk. Karena keduanya memiliki keadaan serta situasi lingkungan yang berbeda,” ujar Mart Polman managing director Lamudi Indonesia dalam rilisnya, Sabtu (3/12/2016).

Korupsi masih tetap menjadi perhatian yang tinggi untuk kedua wilayah tersebut dengan skor sebesar 75%. Transparansi pemerintah dan para intelek perlu ditingkatkan jika ingin masyarakat mengurangi tingkat sinisme mereka terhadap praktik-praktik pemerintah.

Tinggal di Bali juga dinilai lebih mahal. Harga properti untuk rasio pendapatan adalah 28:46 dibandingkan dengan Bandung yang sebesar 23:43. Mendapatkan pinjaman rumah juga lebih sulit didapat di Bali dan hipotek untuk rasio pendapatan sebesar 344%, jauh lebih tinggi dari Bandung yang hanya 284%. Harga rata-rata untuk membeli sebuah apartemen di pusat kota di Bali adalah Rp 19.000.000 per meter persegi, sedangkan di Bandung lebih tinggi 18% yaitu Rp 22.500.000.

Jadi, pilih tinggal di mana? Bandung atau Bali?

sumber: bisnis
KabarProperty.Com | Pelaku usaha berharap isu penarikan uang dari bank secara besar-besaran (rush money) tidak terjadi. Rush money akan memukul sektor properti yang saat ini mulai bangkit.

Country Manager Rumah123.co Ignatius Untung mengapresiasi, langkah pemerintah yang langsung menindaklanjuti isu rush money sehingga tidak mengganggu iklim bisnis properti.

"Kalau dari kemarin pemerintah telat merespons itu, bisa kena pengaruhnya ke properti. Tapi isunya berkembang tidak lama, jadi tidak begitu terasa sekarang,"  ujarnya, kemarin.

Menurut dia, jika rush money benar benar terjadi, sektor properti akan merasakan dampaknya. Tapi, tidak dirasakan di semua kelas. "Karena ketika rush money orang akan lebih butuh uang cash daripada barang seperti properti," kata Untung.

Rush money hanya berdampak pada masyarakat kalangan menengah ke atas yang memilih berpikir untuk membelanjakan uangnya di sektor properti. Mereka khawatir, jika uangnya dibelanjakan properti sekarang, tidak akan mampu mencicilnya di kemudian hari.

Dia optimis, dalam waktu dekat sektor properti bisa tumbuh lagi.

"Kepercayaan diri harus dinaikkan, pemain properti harus bangkit sama-sama," cetus dia.

Wakil Ketua Umum REI Bidang Komunikasi Theresia Rustandi juga menilai, pasar properti di Indonesia sangat potensial. Berbagai isu tidak akan memberi dampak yang besar.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah berusaha mendorong agar perusahaan yang baru melebarkan sayap dengan meluncurkan lini bisnisnya bisa turut komitmen di sektor ini. "Kita berharap mereka juga punya komitmen yang sama dengan perusahaan yang memang core businessnya dari awal properti," katanya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, isu rush money tidak akan meng­ganggu sektor properti.

Dia mengaku belum mendapatkan laporan dari para pengembang dan asosiasi terkait dampak rush money pada sektor properti. Menurut dia, sejauh ini sektor tersebut masih berjalan normal dan optimistis akan lebih cerah di tahun depan.

"Saya tanya di REI (Real Estate Indonesia) tidak ada apa-apa. Apersi (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia) tidak ada apa apa dan tidak ada pengaruh," ujarnya.

Jika isu rush money benar benar terjadi, memiliki potensi dampak pada likuiditas dan stabilitas perbankan di dalam negeri. Namun, Basuki meminta agar masyarakat dan pengembang tidak khawatir. "Tidak ada khawatiran. Aman saja, nggak ada apa apa tuh," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, isu rush money pada 25 November 2016 sangat mengganggu. Isu tersebut merupakan hasutan akan hal yang tidak baik.

Penarikan uang massal tidak akan menguntungkan masyarakat. "Terutama masyarakat kecil," katanya.

Menurut dia, isu rush money justru akan menciptakan suasana saling curiga di antara masyarakat. Situasi tersebut bertentangan dengan keinginan pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan kesejahteraan rakyat. (RM)


KabarProperty.Com | Jelang pemilihan kepala daerah serentak di sejumlah provinsi di Indonesia pada awal tahun depan berpotensi sedikit menunda momen pemulihan penjualan properti residensial yang semula diharapkan sudah terjadi sejak awal tahun depan.

CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, pada kuartal ketiga tahun ini tren penjualan properti residensial di Jakarta dan wilayah penyangganya telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Hal ini berbeda dibandingkan kinerja penjualan pada kuartal kedua tahun ini. Pada kuartal kedua tahun ini, jumlah unit yang terjual memang telah mengalami peningkatan, tetapi dari segi nilai penjualan masih menunjukkan penurunan.

Nilai penjualan residensial di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Banten (Jabodebek-Banten) pada kuartal kedua tahun ini masih turun 13,3% dibandingkan kuartal sebelumnya (quartal to quartal/ QtQ), sementara jumlah unit yang terjual meningkat tipis 3,2%.

Hal ini dapat ditafsirkan akibat tren penjualan yang bergeser dan lebih banyak terjadi pada segmen hunian menengah ke bawah dibandingkan segmen menengah ke atas.

Sementara itu, pada kuartal ketiga tahun ini, baik nilai penjualan maupun jumlah unit yang terjual kompak meningkat. Nilai penjualan di kuartal ketiga tumbuh 8,1% QtQ, sedangkan jumlah unit terjual melesat 11,8%.

“Riset kuartal ketiga ini menjadi kuncinya. Kalau di triwulan tiga 2016 naik dua-duanya, itu secara statistik akan jadi turning point, dan ternyata itu benar sudah terjadi,” katanya pada Jumat (25/11/2016).

Ali mengatakan, tren ini seharusnya akan terus berlanjut, apalagi dengan sejumlah kebijakan positif yang telah diambil pemerintah dan mulai terasanya efek dari program pengampunan pajak. Di akhir tahun ini, masyarakat kemungkinan masih disibukan oleh liburan, tetapi di awal tahun depan investasi seharusnya sudah mulai bergulir.

Akan tetapi, dirinya memperkirakan momen pemulihan ini kemungkinan akan tertunda kembali hingga semester kedua 2017. Pasalnya, momen pilkada pada Februari 2017 di sejumlah daerah kemungkinan akan menahan kegiatan investasi dari masyarakat.

Pilkada 2017 akan diikuti oleh 101 daerah yang terdiri atas 7 provinsi, 76 kabupaten dan 18 kota. Penundaan investasi dari kalangan investor yang menanti hasil pilkada akan sangat signifikan pengaruhnya terhadap penjualan properti secara nasional, belum lagi bila ditambah kisruh politik yang berkembang seputar pilkada.

“Jika satu putaran saja, kita bisa berharap di akhir kuartal kedua sudah ada pemulihan. Namun, jika dua putaran mungkin sampai semester pertama 2017 berakhir tetap akan tertunda semuanya,” katanya.

Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Hartono Sarwono mengatakan, meskipun sepanjang tahun ini realisasi penjualan properti dari pasar primer masih cukup tertekan, tetapi di pasar sekunder telah lebih dahulu terjadi pemulihan.

Secara umum, realisasi penjualan dari kalangan broker properti didominasi oleh penjualan properti sekunder sejak akhir 2015 lalu. Sementara itu, peluncuran proyek baru dari pasar primer sangat terbatas akibat sikap hati-hati dari kalangan pengembang menanggapi situasi pasar yang masih lemah.

“Penjualan dari pasar sekunder ini mungkin sampai 80% dari total penjualan sepanjang tahun ini. Itu tren dari akhir 2015 sampai sekarang. Kalau bukan benar-benar the best, properti di primary itu mati nggak bisa jalan, jangan coba-coba launching ,” katanya.

Meski begitu, Hartono mengaku aktivitas penjualan di pasar primer mulai membaik di tiga bulan terakhir ini. Banyak calon pembeli mulai mendatangi pemasar dan bertanya tentang produk-rpoduk properti baru.

Dirinya belum banyak berharap penjulan dari aktivitas investasi akan meningkat drastis beberapa bulan ke depan. Namun, permintaan dari kalangan pengguna akhir atau end user relatif tetap stabil dan menopang kinerja penjualan di semester pertama tahun depan.

Menurutnya, besar peluang penjualan dari pasar primer baru akan meningkat di semester kedua tahun depan setelah gejolak politik sekitar pilkada mulai mereda dan efek dari kebijakan dan program-program pemerintah mulai efektif.

“Kita melihat, kemungkinan di akhir 2017 mulai naik dan kenaikannya akan tidak terduga, tiba-tiba meninggi. Properti biasanya seperti itu, ketika ekonomi membaik pertumbuhannya bisa sangat pesat,” katanya.

Managing Director PT Bank Tabungan Negara Tbk. Handayani mengatakan, secara umum kondisi makro ekonomi sudah sangat mendukung bagi momen pemulihan transaksi properti dalam waktu dekat. Kalangan perbankan pun cukup siap untuk mengucurkan pendanaan.

Menurutnya, selain faktor politik, tidak ada faktor lain yang akan menghambat aktivitas investasi masyarakat. Pemerintah sudah melonggarkan suku bunga acuan, menaikkan loan to value untuk kredit pemilikan rumah sehingga uang muka menjadi lebih rendah, serta membolehkan lagi kredit inden untuk properti kedua.

Selain itu, program tax amnesty sudah akan berakhir pada Maret  2017 sehingga masyarakat akan mulai aktif untuk mencari instrumen investasi.

Pemerintah juga sudah memangkas pajak penghasilan (PPh) final untuk peralihan tanah/bangunan menjadi 2,5% dari semula 5% sehingga memberi peluang arus investasi lebih besar ke sektor properti. Menurutnya, semua hal ini sudah cukup untuk mendukung pemulihan sektor properti tahun depan. (B)




Anda mau bisnis yang mudah tanpa harus cari marketing?
Tanpa harus gaji karyawan tuk cari peminat..
Tanpa harus gaji sales marketing..

Keuntungan sepenuhnya milik anda
Karna anda akan punya kemampuan selling yg handal..

Hanya dengan internet marketing,
kami kan bantu anda sampe mahir internet marketing sampe mahir..

Garansi untung 1000%

Garansi mahir bisnis internet..
Garansi punya usaha dengan untung tak terbatas..
Garansi jd pengusaha dengan modal online
Hanya tuk 50 orang saja..

Pertama di Cianjur
Yukkk ikut seminarnya

Dapatkan ilmu nya
Hanya dengan daftar Rp. 50.000 saja anda dapat tiket masuk seminar plus coffe break..
Jangan sampe anda nyesel gk hadir diacara kami..

Kesempatan hanya datang satu kali

Doorprice iphone 7 !!

Daftar Nama_alamat_no hp/WA Kirim ke 081 212 212 873

#seminar #bisnisonline #internetmarketing #cianjur #tourandtravelbusiness




loading...
loading...

ADVERTORIAL

video

Feature

OWNER PROPERTY

SEWA BELI